Teks Misa Minggu 24 Agustus 2025, Pekan Biasa XXI Tahun C

Teks Misa Minggu 24 Agustus 2025, Pekan Biasa XXI Tahun C

, MAUMERE -Mari kita perhatikan teks misa hari iniMinggu 24 Agustus 2025.

Misa hari Minggu lengkap dengan renungan harian Katolik untuk pekan biasa XXI tahun C.

Pembuatan teks misa hari Minggu disusun olehP. Petrus Kristologus Dhogo, SVD.

Ikuti perayaan ibadah minggu dengan penuh keyakinan.

 

Petugas liturgi berkumpul di ruang khusus. Di meja perayaan terdapat lilin yang menyala mengelilingi salib. Untuk bacaan, siapkan Kitab Suci. Untuk lagu, bisa persiapkan buku nyanyian.

Sebisa mungkin, agar suasana lebih khusyuk, alat-alat komunikasi dimatikan.

Saat memulai, Pemimpin (P) mengatakan, "Pembantu kita adalah Tuhan" dan yang lain menjawab, "Yang menciptakan langit dan bumi".

Kemudian dilantunkan lagu pembuka untuk masa Biasa;

NB. Keterangan mengenai lagu ditampilkan dengan warna ungu

01. Tanda Salib dan Sapaan

P: Dengan nama Bapa dan Anak serta Roh Kudus.

U : Amin.

P : Berkat kasih karunia Yesus Kristus, cinta kasih Allah, dan kebersamaan Roh Kudus menyertai kita.

Sekarang dan selamanya.

02. KATA PEMBUKA

P : Hari ini, kita merayakan Minggu Keduapuluh satu dalam Masa Biasa. Kita akan mendengarkan firman Tuhan yang menyampaikan tentang Kerajaan Surga yang terbuka bagi semua orang dari berbagai bangsa. Dalam bacaan pertama, Tuhan akan mengutus utusan-Nya untuk menyampaikan Kabar Keselamatan juga kepada bangsa-bangsa lain, sehingga bangsa-bangsa tersebut menjadi saudara dari bangsa Israel. Semua mereka akan menjadi umat Tuhan. Dalam bacaan kedua, kita akan mendengar nasihat untuk sabar dan bertahan menghadapi tantangan. Terkadang Tuhan menegur kita melalui tantangan-tantangan ini. Kita diajak untuk tetap konsisten dalam iman kita. Dalam bacaan Injil, Yesus mengingatkan kita bahwa tidak cukup hanya menyebut diri sebagai pengikut-Nya, tetapi kita harus menjalankan perintah-Nya dalam kehidupan kita. Bukan orang yang berteriak, "Bapa, Bapa" yang akan diselamatkan Tuhan, melainkan mereka yang menjalankan perintah-Nya. Marilah kita persiapkan hati kita untuk merayakan keselamatan ini. [hening sejenak]

03. PENYESALAN DAN PELAYUAN MAAF

P : Mari kita mengakui bahwa kita berdosa, terutama karena kita meragukan kehadiran Tuhan dalam kehidupan kita. Kami memohon pengampunan agar hati kami layak untuk merayakan Firman ini.

Saya mengakui kepada Allah yang Maha Kuasa, serta kepada saudara-saudari sekalian, bahwa saya telah berdosa, baik dalam pikiran maupun perkataan, baik dalam tindakan maupun kelalaian. Saya bersalah, saya bersalah, saya benar-benar bersalah. Oleh karena itu, saya memohon kepada Santa Perawan Maria, para malaikat dan orang kudus, serta kepada saudara-saudari sekalian, agar mendoakan saya kepada Allah, Tuhan kita.

P: (dengan tangan tertutup) Mudah-mudahan Allah melihat dan menghiraukan kita. Semoga Ia menunjukkan kebaikan hati-Nya serta memberikan pengampunan atas dosa-dosa kita dan kedamaian kepada kita.

U : Amin.

04. MENYANYIKAN LAGU KEMULIAAN

[Disarankan untuk menggunakan Madah Kemuliaan berikut ini]

P : Keagungan kepada Tuhan di surga

dan perdamaian di bumi bagi mereka yang berkenan kepada-Nya.

P : Kami memuji Engkau,

Kami menghormati Dikau.

P : Kami menyembah Engkau,

Kami menghormati Engkau.

P : Kami mengucapkan terima kasih kepada-Mu, karena kebesaran-Mu yang luar biasa.

Ya Tuhan Yang Maha Kuasa, Raja Surgawi, Allah Bapa yang Ilahi.

P: Ya Tuhan Yesus Kristus, Anak Tunggal-Mu.

Ya Tuhan Allah, Anak Domba Allah, Putra Bapa.

P : Engkau yang menghapus dosa dunia, kasihanilah kami.

Engkau yang menghapus kesalahan dunia, kabulkanlah permohonan kami.

P : Engkau yang berada di sebelah Bapa, kasihanilah kami.

Karena hanya Engkau yang suci.

P : Hanya Kau-lah Tuhan.

Hanya Kau yang tertinggi, ya Yesus Kristus.

P: bersama dengan Roh Kudus,

Di dalam kemuliaan Tuhan Allah. Amin.

05. DOA PEMBUKA

P : Marilah kita berdoa, [hening sejenak] Tuhan kami, kami mengucapkan terima kasih atas pengaturan-Mu yang penuh kebijaksanaan, sehingga kami selalu merasakan kebahagiaan dalam kehidupan kami. Semoga kami mampu menjadi utusan-Mu di tengah masyarakat kami, agar mereka juga dapat diarahkan kepada-Mu, sumber segala kehidupan. Dengan nama Yesus Kristus, Tuhan dan Penebus kami, yang hidup dan berkuasa, bersama dengan Engkau, dalam persatuan dengan Roh Kudus, Allah, selamanya.

U : Amin.

06. Undangan Untuk Mendengarkan Firman Tuhan

P : Mari kita membuka hati kita untuk mendengarkan Firman Tuhan dan menerimanya sehingga Firman Tuhan menjadi penerang iman kita serta alat bantu dalam menjalani kehidupan kita.

07. BACAAN PERTAMA (Yesaya 66:18-21)

L : Bacaan dari Kitab Yeremia.

Tuhan berkata, "Aku mengetahui segala tindakan dan rencana mereka, dan Aku datang untuk mengumpulkan semua bangsa dari berbagai bahasa, dan mereka akan datang serta melihat kemuliaanku. Aku akan memberikan tanda di tengah-tengah mereka, dan Aku akan mengutus orang-orang yang selamat dari antara mereka ke berbagai bangsa, yaitu Tarsis, Pul, dan Lud, ke Mesekh dan Rosh, ke Tubal dan Yawan, ke pulau-pulau jauh yang belum pernah mendengar tentang Aku dan belum pernah melihat kemuliaanku, agar mereka menyampaikan kemuliaanku kepada bangsa-bangsa. Mereka akan membawa saudara-saudara kalian dari berbagai bangsa sebagai persembahan bagi Tuhan dengan menggunakan kuda, kereta, gerobak, onta, dan keledai betina yang cepat, menuju gunung-Ku yang suci, ke Yerusalem, demikianlah firman Tuhan, sebagaimana orang Israel membawa persembahan dalam wadah yang bersih ke rumah Tuhan. Bahkan dari antara mereka Aku akan memilih imam-imam dan orang-orang Lewi," demikian firman Tuhan.

Demikianlah Sabda Tuhan.

Terima kasih kepada Allah.

08. MENDARASKAN MAZMUR TANGGAPAN

Refren (Mrk. 16:15)

Kunjungilah seluruh dunia, dan sampaikanlah kabar baik Injil!

Mzm. 117:1,2

Puji Tuhan, hai seluruh bangsa, hormatilah Dia, hai semua suku bangsa! (Refren)

Karena kasih-Nya besar kepada kita, dan kesetiaan Tuhan berlangsung selamanya. (Refren)

09. BACAAN KEDUA (Ibrani 12:5-7,11-13)

L: Bacaan dari Surat kepada Orang Ibrani. Apakah kalian sudah melupakan nasihat yang dikatakan kepada kalian seperti kepada anak-anak: "Hai anakku, janganlah menganggap ringan ajaran Tuhan, dan janganlah putus semangat ketika kamu diberi peringatan-Nya; karena Tuhan menegur orang yang Ia cintai, dan Ia menghukum orang yang Ia akui sebagai anak." Jika kalian harus menerima hukuman; Allah memperlakukan kalian seperti seorang anak. Di mana ada anak yang tidak dihukum oleh ayahnya? Memang setiap hukuman pada saat diberikan tidak membawa kegembiraan, tetapi kesedihan. Namun kemudian hukuman itu akan menghasilkan buah kebenaran yang memberikan perdamaian kepada mereka yang diajarkan oleh-Nya. Oleh karena itu, kuatkanlah tangan yang lemah dan lutut yang goyah; serta luruskanlah jalan bagi kaki kalian, agar orang yang pincang tidak terjatuh, tetapi menjadi sembuh.

Demikianlah Sabda Tuhan.

Terima kasih kepada Tuhan.

10. ALLELUIA/AYAT PENGANTAR INJIL (Yoh. 14:6)

P : Alleluia

U : Alleluia

P : Aku adalah jalan, kebenaran, dan kehidupan, kata Tuhan, * Tidak ada seorang pun yang dapat mendekati Bapa, kecuali melalui Aku.

U : Alleluia

11. INJIL (Luk. 13:22-30)

P: Mari kita bersama-sama mendengarkan Injil Yesus Kristus menurut Lukas. Pemimpin dan seluruh yang hadir membuat tanda salib dengan jari telunjuk di dahi, mulut, dan dada. Selanjutnya Pemimpin membacakan Injil. Setelah itu Yesus berkeliling dari kota ke kota dan dari desa ke desa sambil mengajar dan melanjutkan perjalanan-Nya menuju Yerusalem. Ada seseorang yang bertanya kepada-Nya, "Tuhan, apakah jumlah orang yang diselamatkan sedikit?" Jika tuan rumah sudah bangun dan menutup pintu, kalian akan berdiri di luar dan mengetuk pintu sambil berkata, "Tuan, bukakanlah kami pintu!" Ia akan menjawab dan berkata kepadamu, "Aku tidak tahu dari mana kamu berasal." Maka kalian akan berkata, "Kami telah makan dan minum di hadapan-Mu, dan Engkau telah mengajar di jalan-jalan kota kami." Namun Ia akan berkata kepadamu, "Aku tidak tahu dari mana kamu berasal," lalu berkata, "Pergilah dari hadapan-Ku, hai kalian yang melakukan kejahatan!" Di sanalah terdapat ratapan dan keterdiaman, ketika kalian melihat Abraham, Ishak, Yakub, dan semua nabi berada dalam Kerajaan Allah, sedangkan kalian sendiri dibuang ke luar. Dan orang-orang akan datang dari Timur dan Barat, serta dari Utara dan Selatan, lalu duduk makan dalam Kerajaan Allah. Sesungguhnya, ada yang terakhir akan menjadi yang terdahulu, dan yang terdahulu akan menjadi yang terakhir.

Itulah Injil Tuhan.

U : Terpujilah Kristus.

12. RENUNGAN SINGKAT

Bacaan Injil hari ini membahas tentang pengadilan akhir. Pertanyaannya, siapa saja yang akan diselamatkan? Tidak semua orang secara otomatis mendapatkan keselamatan. Mereka yang melakukan tindakan jahat tidak akan memiliki tempat di dalam Kerajaan Surga. Pintu surgawi tertutup bagi orang-orang seperti ini. Perbuatan jahat bertentangan dengan kebaikan yang diajarkan oleh Tuhan. Ada orang yang mengklaim pernah duduk makan bersama-Nya atau mendengar-Nya mengajar di jalan-jalan, tetapi mereka tidak memiliki hati untuk menerima Yesus. Yesus menyatakan bahwa mereka tetap tidak dapat diterima dalam Kerajaan Surga. Untuk mendapatkan keselamatan, seseorang tidak hanya sekadar mendengarkan Firman Tuhan, tetapi juga melaksanakannya dengan setia dalam kehidupan sehari-hari. Di bagian akhir, Yesus menyatakan bahwa banyak orang yang terlebih dahulu akan menjadi yang terakhir, dan orang yang terakhir akan menjadi yang pertama. Artinya, berita keselamatan pertama kali ditawarkan kepada orang-orang Yahudi, lalu kepada bangsa-bangsa lain. Namun ternyata, orang-orang Yahudi menolak, sehingga bangsa-bangsa lain akan lebih dulu mendapatkan keselamatan. Yesus juga menyampaikan hal yang sama kepada kita. Penawaran keselamatan pertama-tama ditujukan kepada kita. Apakah kita benar-benar menerima penawaran keselamatan itu dan tetap menjadi yang pertama dalam hal keselamatan? Atau justru kita menjadi orang terakhir yang diselamatkan, bahkan tidak diselamatkan sama sekali? Mari kita dekatkan diri kita kepada Tuhan, agar kita tetap menjadi orang yang berada pada urutan pertama yang diselamatkan. Tuhan memberkati.

13. HENING

14. SYAHADAT

P : Marilah kita merespons Firman Tuhan dan menunjukkan iman serta keyakinan kita kepada Tuhan dengan mengucapkan Syahadat. Aku percaya kepada Allah, Bapa yang mahakuasa…..

15. DOA UMAT

P : Saudara-saudari yang tercinta, Yesus Kristus berkata, "Aku adalah jalan, kebenaran, dan kehidupan." Oleh karena itu, dengan Dia kita berani mengangkat doa-doa ini dengan rendah hati.

P : Bagi mereka yang menjalankan tanggung jawabnya di Gereja. Semoga Tuhan memberikan semangat melayani dengan rendah hati kepada mereka, sehingga dapat menjadi teladan dan contoh bagi masyarakat. Mari kita berdoa…

P : Bagi para pemimpin negara-negara. Semoga mereka senantiasa berupaya memberikan kesempatan kepada setiap individu dalam masyarakat berdasarkan bakat dan kemampuan masing-masing. Mari kita

mohon….

P : Bagi mereka yang merasa rendah diri. Semoga Roh Penghibur memberikan kekuatan kepada hati mereka untuk membangun rasa percaya diri, sehingga mereka dapat aktif berpartisipasi dalam berbagai kegiatan bersama, demi kepentingan Gereja dan masyarakat.

Marilah kita mohon….

P : Bagi seluruh kita. Semoga kita terhindar dari sikap meremehkan orang-orang yang tidak beriman sama dengan kita, namun sebaliknya semoga terpahat dalam jiwa kita pemahaman bahwa Kerajaan Surga tersedia bagi siapa saja yang memiliki niat baik.

Marilah kita mohon….

P : Kita berhenti sejenak untuk menyampaikan doa dan permohonan pribadi masing-masing.

[hening sejenak lalu lanjut].

P : Tuhan Allah Bapa kami, Raja segala bangsa, semua orang Engkau undang untuk ikut serta dalam perjamuan-Mu.

Mengingat panggilan-Mu, kami menyampaikan doa kami di hadapan-Mu. Semoga Tuhan mengabulkan permohonan ini. Melalui perantaraan Yesus Kristus, Tuhan kami.

U : Amin

16. KOLEKTE

[Selanjutnya dilakukan pengumpulan dana sebagai wujud kasih kepada Sang Sabda serta sesama yang membutuhkan, disertai lagu yang sesuai. Dana dikumpulkan kemudian dibawa dan ditempatkan di depan mimbar] didampingi lagu persembahan dengan nada Ucapan Terima Kasih kepada Tuhan atau Ajakan Berbagi.

17. DOA PUJIAN

P : Saudara-saudari yang tercinta, Allah sangat setia menyertai umat-Nya. Dari sejarah keselamatan terlihat jelas betapa luar biasa upaya Allah dalam menyelamatkan kita. Oleh karena itu, marilah kita berseru:

Bacalah puji, puji kepada Allah, Tuhan yang penuh kasih sayang.

U : Puji syukur, puji kepada Allah, Tuhan yang penuh kasih.

P : Bapa yang penuh kasih, Engkau menginginkan agar semua orang mengetahui kebenaran dan mendapatkan keselamatan. Oleh karena itu, Engkau sering kali berbicara kepada leluhur kami melalui perantara para nabi. Maka kami berdoa:

U : Puji syukur, puji kepada Allah, Tuhan yang penuh kasih sayang.

P: Ya Bapa, kasih-Mu terlihat jelas dalam peristiwa penderitaan, kematian, dan kebangkitan Putra-Mu. Peristiwa Paskah ini adalah sumber keselamatan bagi kami. Maka kami berseru:

U : Puji syukur, puji kepada Allah, Tuhan yang penuh kasih sayang.

P : Kau tetap setia menemani kehidupan kami setiap hari. Kau hadir ketika kami berkumpul dalam nama-Mu. Kau juga hadir ketika kami memuji-Mu dan berdoa bersama. Maka kami berseru:

U : Puji syukur, puji kepada Allah, Tuhan yang penuh kasih.

P : Engkau senantiasa menawarkan pengampunan kepada orang yang bertobat. Dan bagi mereka yang telah menyelesaikan tugasnya di dunia, Engkau menyediakan tempat di rumah-Mu yang kekal. Maka kami berseru:

U : Puji syukur, puji kepada Allah, Tuhan yang penuh kasih sayang.

P: Maka, ya Bapa, dengan hati yang gembira, bersama seluruh umat beriman, dalam kesatuan dengan

Santo Bapa Paus Fransiskus, Bapa Uskup kami [nama Uskup setempat], dan Pastor Paroki kami [nama pastor paroki setempat], kami mengangkat lagu pujian kepada-Mu dengan berseru:

[menyanyikan satu lagu dengan tema Puji Syukur]

Berikut adalah beberapa variasi parafraze dari teks yang diberikan: 1. Mengikuti RITUS KOMUNI, dalam Ibadah Sabda terdapat dua pilihan, yaitu (1) menerima komuni (lihat cara A), dan (2) tidak menerima komuni, namun jemaat diajak merenungkan komuni rohani atau keinginan (lihat cara B). 2. Setelah RITUS KOMUNI, dalam Ibadah Sabda terdapat dua kemungkinan, yakni (1) mengikuti komuni (lihat cara A), atau (2) tidak mengikuti komuni, tetapi umat didorong untuk merasakan komuni batin atau kerinduan (lihat cara B). 3. Dalam Ibadah Sabda, setelah RITUS KOMUNI, terdapat dua opsi, yaitu (1) menyambut komuni (lihat cara A), dan (2) tidak menyambut komuni, melainkan umat diajak memahami makna komuni rohani atau rasa rindu (lihat cara B). 4. Setelah pelaksanaan RITUS KOMUNI, dalam Ibadah Sabda ada dua alternatif, yaitu (1) menerima komuni (lihat cara A), atau (2) tidak menerima komuni, tetapi jemaat diajak untuk merenungkan komuni batin atau perasaan ingin (lihat cara B). 5. Sesudah RITUS KOMUNI, dalam Ibadah Sabda terdapat dua pilihan, yaitu (1) menghadiri komuni (lihat cara A), atau (2) tidak menghadiri komuni, namun umat diajak menghayati komuni rohani atau keinginan (lihat cara B).

18A. Cara A: DENGAN PERSEMBAHAN

Setelah Doa Pujian, Pemimpin berjalan ke altar untuk mempersiapkan komuni. Ia menghamparkan kain korporale di atas altar, lalu mengambil Sakramen Mahakudus dari tabernakel dan meletakkannya di atas kain tersebut. Setelah menyiapkan segala sesuatu yang diperlukan untuk Komuni Kudus, para pemandu, pengantar, para pelayan, dan umat beriman bersujud sambil menyembah dalam keheningan sejenak. Setelah itu, Pemimpin mengajak umat untuk menyanyikan lagu Bapa Kami sambil berdiri.

P: Saudara-saudari, meskipun kita tidak merayakan Ekaristi, pada perayaan ini kita diberi kesempatan untuk menerima Komuni Kudus. Oleh karena itu, dalam persatuan dengan saudara-saudari se-paroki yang merayakan Ekaristi, marilah kita bersiapkan hati di hadirat Tuhan. [Hening sejenak]

19A. BAPA KAMI

Berdiri

P : Berdasarkan petunjuk Juruselamat kita dan sesuai dengan ajaran Ilahi, marilah kita berani berdoa.

Bapa kami yang berada di surga, hormatilah nama-Mu, datanglah kerajaan-Mu, terlaksanalah kehendak-Mu di bumi sebagaimana di surga. Berikanlah kami rezeki hari ini dan maafkanlah kesalahan kami, sebagaimana kami juga memaafkan orang yang bersalah kepada kami; janganlah membawa kami ke dalam ujian, tetapi lepaskanlah kami dari kejahatan. Setelah doa Bapa Kami, dapat juga dilakukan salam damai.

20A. Sapaan Damai dan Komuni

Jika terdapat Salam Damai, Pemimpin mengajak Umat, misalnya seperti berikut:

P: Mari kita saling memberikan salam perdamaian. Jemaat memberikan salam perdamaian kepada saudara-saudari yang berada di sebelahnya. Setelah Salam Perdamaian, Pemimpin berlutut

menghormati Perjamuan Kudus, lalu menyampaikan hosti kudus kepada jemaat, sambil berkata:

P : Ini adalah Anak Domba Tuhan yang menghapus dosa dunia.

Hosti dan sibori ditampilkan kepada jemaat: Bahagialah kita yang dipanggil menghadiri perjamuan-Nya. Pemimpin dan jemaat berdoa bersama-sama.

Ya Tuhan, saya tidak layak, Engkau datang kepada saya, tetapi cukuplah berfirman, maka saya akan sembuh. Dengan hormat, Pemimpin menerima Tubuh Tuhan terlebih dahulu. Setelah itu, ia melayani umat yang menerima komuni, sambil setiap kali berkata:

P : Tubuh Kristus.

U : Amin.

Penerimaan komuni diiringi dengan lagu komuni.

18B. Metode B. TANPA KOMUNI

P : Pada perayaan ini kita tidak menerima Komuni kudus. Namun, marilah kita merasakan kehadiran Tuhan yang kita rindukan dalam hati masing-masing.

19B. BAPA KAMI

Berdiri

P : Saudara-saudara yang tercinta, kita telah berkumpul

dengan iman yang sama. Maka sebagai Anak-Anak

Bapa yang satu dan sama, marilah kita berdoa

seperti yang diajarkan oleh Anak-Nya sendiri.

Bapa kami yang berada di surga, hormatilah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, terlaksanalah kehendak-Mu di bumi sebagaimana di surga. Berikanlah kami rezeki pada hari ini dan berilah kami pengampunan atas kesalahan kami, sebagaimana kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; janganlah membawa kami ke dalam ujian, tetapi bebaskanlah kami dari kejahatan. Dapat dilaksanakan Salam Damai.

P : Mari kita saling memberikan salam perdamaian. Umat memberikan salam damai hanya kepada saudara-saudari yang berada di sekitar saja.

20B. DOA KOMUNI BATIN

Berlutut/berdiri

Ketua mengajak seluruh peserta yang hadir untuk melaksanakan

Komunikasi Batin dengan rumusan ajakan antara lain sebagai berikut:

P : Sekarang, marilah kita persiapkan hati kita untuk menerima kedatangan Tuhan di dalam jiwa kita.

P: Yesus berkata, "Kamu sudah bersih karena perkataan Firman yang telah Kukatakan kepadamu."

Tinggallah di dalam-Ku dan Aku di dalam kamu. Seperti cabang yang tidak mungkin menghasilkan buah sendiri jika tidak berada pada tanaman anggur, demikian pula kamu tidak akan berbuah jika tidak tinggal di dalam-Ku.” (Yoh. 15:3-4).

[hening sejenak]

P : Tuhan Yesus, aku percaya bahwa Engkau benar-benar hadir dalam Sakramen Mahakudus. Aku mencintai-Mu lebih dari segala sesuatu, dan aku rindu kehadiran-Mu dalam seluruh jiwa saya. Karena saat ini aku tidak bisa menerima-Mu dalam Perjamuan Kudus, datanglah setidaknya secara rohani ke dalam hatiku, meskipun Engkau selalu telah hadir. Aku memeluk-Mu dan menyatukan diriku sepenuhnya kepada-Mu, jangan biarkan aku terpisah dari-Mu. Amin. [diam sejenak]

P : Dalam ketenangan, marilah kita masing-masing menghubungkan diri dengan Tuhan yang hadir saat ini di sini bersama kita. Berbicaralah kepada-Nya secara langsung dengan mengatakan:

P : Yesus, datanglah dan tinggal di dalam hatiku. Jadikanlah hatiku sama seperti hati-Mu.

Yesus, datanglah dan tinggalkanlah di dalam hatiku. Jadikanlah hatiku sebagaimana hati-Mu.

▪ Pemimpin mengulangi seruan tersebut dan diikuti oleh peserta sebanyak tiga kali.

▪ Kemudian diberikan kesempatan untuk diam sejenak.

▪ Setelah Komuni Batin, bisa dinyanyikan satu lagu Perjamuan.

21. MENDOAKAN MAZMUR 8

Ya Tuhan, Allah kami, betapa mulianya nama-Mu di seluruh bumi! Kemuliaan-Mu yang melampaui langit dirayakan. Dari mulut anak-anak kecil dan bayi telah Kaujagakan dasar kekuatan karena musuh-Mu, agar dapat menundukkan lawan dan orang-orang yang membenci. Jika aku memandang langit-Mu, hasil karya tangan-Mu, bulan dan bintang-bintang yang Kautempatkan: bagaimana manusia, sehingga Engkau mengingatnya? Bagaimana manusia, sehingga Engkau memperhatikannya? Namun Engkau menjadikannya hampir sama dengan Allah, dan memahkotainya dengan kehormatan dan kemuliaan. Engkau memberinya kuasa atas segala sesuatu yang Kautumbuhkan; segala sesuatu telah Kauletakkan di bawah kakinya: domba dan sapi, serta binatang-binatang di padang; burung-burung di angkasa dan ikan-ikan di laut, dan apa saja yang berlalu di lautan. Ya Tuhan, Allah kami, betapa mulianya nama-Mu di seluruh bumi! Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

22. AMANAT PENGUTUSAN

P : Saudara-saudari, Tuhan menginginkan kita beroleh keselamatan. Keselamatan tersebut tercapai ketika hati kita mendengarkan Firman-Nya dan menjalankannya dalam kehidupan kita. Marilah kita nyatakan Firman Tuhan ini dalam kehidupan sehari-hari kita.

23. DOA PENUTUP

P : Mari kita berdoa,

Ya Allah, kami telah mengambil kekuatan dari

peringatan keselamatan ini, dan telah memenuhi jiwa

kami bersama dengan perkataan-Mu. Bimbing dan berikan kekuatan kepada kami

kami berharap kami mampu merasakan firman-Mu itu

dalam hidup harian kami.

Karena Kristus, Tuhan dan Perantara kita.

U : Amin

24. MOHON BERKAT TUHAN

P : Sebelum menyelesaikan perayaan ini, marilah kita membungkukkan kepala dan meminta berkat Tuhan.

[hening sejenak]

P : Mudah-mudahan Tuhan mengaruniakan berkat kepada kita, menjaga kita dari dosa, dan membawa kita menuju kehidupan abadi.

[sambil menggambar Tanda Salib di tubuhnya]

Dalam nama Bapa, Putra, dan Roh Kudus.

U : Amin.

P : Perayaan Firman kita ini telah berakhir.

Terima kasih kepada Tuhan.

25. PENGUTUSAN

P: Mari pergi, kita telah diutus

U : Amin.

26. LAGU PENUTUP(sumber P. Petrus Kristologus Dhogo, SVD/kgg)

Berita Lainnya di Google News

KOMENTAR

spot 1 spot 2 spot 3

Share

Nama

Acara dan Festival,3,agama,18,aktivitas luar ruangan,1,aktor dan aktris,1,anak -anak dan keluarga,1,anak muda,1,anak-anak,1,Aquarius,1,Aries,3,arsitektur,4,Artis Visual,1,Asia,4,Astrolog,12,bepergian,3,berinvestasi,1,berita,48,Berita Keuangan,4,Berita lokal,6,Berkebun,2,biologi,1,Bioteknologi dan Biomedis,2,bisnis,22,budaya,18,Budaya Makanan,2,burger,1,dekorasi rumah,6,desain,3,Desain Arsitektur,3,Desain Dapur,1,Desain Interior,10,Desain Pencahayaan,1,Desain rumah,11,Desain Taman,1,DIY,2,DNA,1,drama,1,Ekonomi,212,Fashion & Gaya,2,fashion dan gaya,2,gaya hidup,6,Gemini,2,genetika dan keturunan,1,Gosip selebriti,2,Hiburan,14,Horoskop,24,hubungan,2,hubungan romantis,1,hujan,1,Hukum,5,Ide Dekorasi Rumah,5,iklan posting 1,4,Ilmu Makanan,1,iman dan agama,6,In N Out Burger,1,Indonesia,3,Industri hiburan,1,Industri musik,2,inflasi,1,insiden,1,Investasi Ekonomi,1,investasi pasif,1,investor,1,Islam,2,jasa keuangan,1,K Pop,1,kamar tidur,1,karakter dan kepribadian,1,karya seni,1,keadaan darurat,1,keamanan,1,Kebijakan Ekonomi,1,Kebijakan Publik,1,kecantikan,1,Kedokteran dan perawatan kesehatan,1,Kegiatan rekreasi dan rekreasi,1,kejahatan,2,kekayaan,8,Keluarga,15,kencan dan hubungan,1,kerohanian,12,Kesehatan,18,kesehatan dan olahraga,2,kesehatan masyarakat,3,kesehatan mental,1,Keuangan Pribadi,1,klub sepak bola,3,Kondisi dan penyakit medis,2,kontroversi,1,Korea,2,korupsi,1,kucing,1,Kultur,4,Laporan Polisi,1,latihan,1,lingkungan,1,Loker,3,lukisan,1,makan,1,makanan dan minuman,2,manfaat kesehatan,2,manufaktur,1,masa depan cryptocurrency,1,masakan,1,masyarakat,2,media berita,5,Media siaran,1,memasak,1,menginvestasikan berita bisnis,2,musik,1,Musik dan lirik,1,musik pop,1,musisi,1,Nasihat Kesehatan,1,nutrisi,2,Olahraga,9,operasi,1,orang Kristen,1,panas,1,Pasar Keuangan,2,pekerjaan dan karier,2,pelatihan,1,pemerintah,5,pendapatan pasif,1,pendidikan,2,penemuan,1,pengajaran,1,Pengetahuan,2,pengujian genetik,2,pentas seni,1,penyakit,2,penyiaran,1,Perancang busana,1,peraturan,1,perawatan kesehatan dan kedokteran,1,perbintangan,24,perdagangan,2,Peristiwa,208,Perjalanan,2,Perjalanan Petualangan,1,Petualangan,1,Pilihan,13,politik,13,Politik dan Hukum,4,politik dan pemerintahan,3,produk kecantikan dan kosmetik,1,Prospek,1,psikologi,2,Psikologi Kehidupan Sehari -hari,3,puasa,2,renovasi rumah,1,riset ilmiah,1,sains,2,Sejarah,2,Selebriti,2,Selebriti dan musik,2,seni,2,Seni Visual,1,sepak bola,7,sepeda motor,1,skandal,1,skema warna,3,Smartphone,1,tanaman,1,tanaman abadi,1,tanaman rumah,1,teater,1,teknologi,2,Teknologi Seluler,1,Telekomunikasi,1,Tiktok,1,tipe kepribadian,1,Tips Kecantikan,2,tips kehidupan sehari -hari dan peretasan,1,Tips Kesehatan,2,Tokoh,1,tradisi,1,tren teknologi,1,tujuan perjalanan,2,uang,9,Ulasan Produk,1,undang undang Undang,1,Up,244,Usaha,4,ventilasi pemanas dan pendingin udara,1,wanita,4,Wawasan,7,
ltr
item
Warta Tulungagung | Peh!!: Teks Misa Minggu 24 Agustus 2025, Pekan Biasa XXI Tahun C
Teks Misa Minggu 24 Agustus 2025, Pekan Biasa XXI Tahun C
https://cms.dailysocial.id/wp-content/uploads/2022/12/a-2.png
Warta Tulungagung | Peh!!
https://www.wartatulungagung.my.id/2025/08/teks-misa-minggu-24-agustus-2025-pekan.html
https://www.wartatulungagung.my.id/
https://www.wartatulungagung.my.id/
https://www.wartatulungagung.my.id/2025/08/teks-misa-minggu-24-agustus-2025-pekan.html
true
3691223018077756665
UTF-8
Memuat Semua Artikel Artikel tidak ditemukan LIHAT SEMUA Selengkapnya Bales Batal Bales Hapus Oleh Beranda HALAMAN ARTIKEL Lihat Semua IKI LHO MUWENING KATEGORI ARSIP CARI SEMUA ARTIKEL Ga nemu artikel yang sesuai Kembali Minggu Senen Selasa Rebo Kemis Jemuah Setu Ming Sen Sel Reb Kem Jem Set Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Aug Sep Okt Nov Des jek tas 1 menitan $$1$$ menitan 1 jam-an $$1$$ jam-an Wingi $$1$$ dino kepungkur $$1$$ minggu kepungkur punjul ko 5 minggu Pengikut Ikuti PREMIUM KONTEN TERKUNCI LANGKAH 1: Bagikan. LANGKAH 2: Klik tatan yang dibagikan untuk membuka Salin Semua Kode Pilih Semua Kode Semua kode telah disalin Ga bisa salin kode / teks, tekan [CTRL]+[C] (atau CMD+C padah Mac) untuk salin